Belajar Tanpa Batas Melalui Internet

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Belajar Tanpa Batas Melalui Internet

20 March 2018 14:37 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 15 kali

indosiana.com - Bosan dengan desain blognya, seorang pelajar kelas 1 SMA bernama Zahra (16) mencari tema dan template yang cocok dalam pengaturan website blog. Namun, setelah lama mencari, ia belum menemukan template blog yang sesuai sehingga memutuskan untuk membuat sendiri. Sebetulnya, Zahra sama sekali belum tahu cara personalized theme untuk blognya. Ia pun berusaha mengumpulkan gambar yang diinginkannya, membuat sketsa asal untuk desain blog dan mencari informasi cara membuat tema di internet dengan coding sederhana.

Anak berkewarganegaraan Australia dan keturunan Indonesia ini sudah berhasil menciptakan lima aplikasi, yaitu Let's Stack, Hunger Button, Kid Calculator, Weather Duck, dan Pocket Poke. Dia mampu membuat itu berkat kemampuan coding yang dipelajarinya secara otodidak. Mirip dengan Zahra, Yuma belajar coding lewat internet, tepatnya melalui YouTube. Kegiatan tersebut ia tekuni sejak ia berumur 6 tahun.

Berkat kemampuannya itu, ia pun diundang dalam acara Worldwide Developers Conference (WWDC) di San Jose (AS) pada 2017.Tak cuma coding, internet sebenarnya bisa membantu siswa dalam proses belajar di sekolah. Contohnya seperti yang dipaparkan Ben McNeeley pada buku Educating the Net Generation.

Jurnalis dari North Carolina State University ini menceritakan pengalaman adiknya yang masih SMA ketika kesulitan mengerjakan tugas kimia. “Adik saya menggunakan WebAssign, aplikasi belajar berbasis internet yang dikembangkan North Carolina State University, untuk menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) pelajaran kimia,” ujarnya. Tiga kisah di atas pun membuktikan bahwa internet bisa menjadi solusi anak-anak untuk menyelesaikan masalahnya. Internet bukan lagi alat untuk memenuhi kebutuhan hiburan semata, tetapi menjadi penopang anak dalam belajar.

Mereka bisa belajar bahasa inggris, fisika, matematika, dan kimia seperti dari tayangan tutorial di YouTube. Kondisi tersebut sesuai dengan hasil penelitian pada International Journal of Education and Information Technologies yang dipublikasikan pada 2008. Studi terkait pandangan orangtua di Turki tentang anak-anaknya yang menggunakan internet menyimpulkan bahwa internet dianggap sebagai teknologi maju yang menjadi jendela dunia terhadap informasi.

Untuk itu, perlu dipikirkan kembali jika ada pihak yang kerap menyuruh anak menjauhi internet sewaktu belajar. Sebab, dengan arahan yang tepat, internet dan teknologi justru mendukung proses belajar anak, seperti pada kisah adik Ben McNeeley.

Berkaca pada fakta di atas, maka sekolah sebaiknya turut menggunakan teknologi sebagai media pendukung aktivitas belajar murid. Ini karena teknologi bisa membuat proses belajar mengajar jadi lebih interaktif, tidak lagi terlalu fokus pada guru, tetapi lebih terpusat pada anak. Meski begitu, peran guru dalam penggunaan teknologi pada kegiatan belajar mengajar tetap penting. Mereka harus bisa memastikan agar anak didik mampu memanfaatkan teknologi secara sehat dan tepat.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari