Bentuk Tim Internal Seleksi Cawapres Jokowi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Bentuk Tim Internal Seleksi Cawapres Jokowi

12 March 2018 11:30 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 26 kali
Jakarta - Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate komentar pendek saat ditanya kebenaran isu ini. "Hehehehe...Pak Pratikno kan orang dekatnya Pak Jokowi jadi pasti dari sisinya Pak Jokowi sudah tepat. Tapi tentu itu menjadi kebijaksanaannya Pak Jokowi," kata Johnny dalam perbincangan dengan wartawan, dikutip dari detik.com Senin (12/3/2018).

Namun Johnny membenarkan saat ini ada komunikasi yang intens antara partai pendukung Jokowi dengan Istana terkait kriteria dan sosok cawapres Jokowi. Tim yang dibentuk Jokowi mempersiapkan bahan-bahan yang akan dibicarakan dengan partai koalisi.

"Timnya itu kan tim yang disiapkan presiden untuk menyiapkan bahan-bahannya sehingga nanti saat kita bicarakan dengan partai pengusung sudah lengkap. Partai pengusung juga mempersiapkan timnya untuk daftar profil, kan punya penekanan berbeda-beda," kata Johnny.

"Tim kami komunikasi dengan Pak Jokowi langsung," sambung Johnny sembari merahasiakan tim seleksi cawapres internal NasDem.
Mencari cawapres Jokowi, menurut Johnny tidaklah mudah. Karena harus disesuaikan dengan kebutupan pemerintahan 2019-2024 mendatang.

"Tidak sederhana untuk menentukan ini orangnya. Kriterianya kan kebutuhan Indonesia seperti apa baik di domestik maupun regional dan internasional. Ini kan banyak calon hebat, kalau calon yang hebat sedikit itu jadi sederhana," kata Johnny.

"Kita harus cocokkan siapa yang secara paket bisa pas dengan Pak Jokowi dalam program-program dan soliditas sampai akhir masa tugas jika nanti dipercaya jadi cawapres," lanjut Johnny. dan juga NasDem sendiri punya dua tujuan dalam memilih cawapres Jokowi. Pertama, untuk memastikan kemenangan Jokowi di Pilpres 2019.

"Kedua harus berhasil di dalam permintahannya," kata Johnny.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)