DPD Siap Kawal Pengembangan Pariwisata

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

DPD Siap Kawal Pengembangan Pariwisata

05 March 2018 15:20 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 51 kali
indosiana.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) benar-benar membuat nama Kabupaten terluas di DIY ini semakin dikenal. Bahkan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berasal dari DIY siap memberikan support dan mengawal sehingga perkembangan pariwisata bisa dirasakan oleh warga masyarakat.

Dalam agenda reses yang dilakukan di Dusun Klayar, Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Gunungkidul, DIY, tiga anggota DPD masing-masing GKR Hemas, Afnan Hadikusumo, serta M Hafidz Asrom mengakui perkembangan pariwisata di Gunungkidul. Kabupaten yang dahulu terkenal gersang dan tandus ini sudah berubah menjadi daerah tujuan wisata utama di DIY.
 
"Sekarang tinggal penataannya bagaimana, apakah ada kerja sama yang baik antara pemkab dan desa. Ini sangat penting," ujar Wakil Ketua DPD GKR Hemas saat reses di Gunungkidul, Rabu (28/2/2018).

Menurutnya, harus ada pembicaraan antara pemerintah desa dan pemkab. Misalnya, desa-desa yang memiliki destinasi wisata mendapatkan pengembalian dari retribusi. "Hal ini penting sehingga ada asas keadilan," ujar istri Gubernur DIY tersebut.

Begitu juga pendapat Afnan Hadikusumo. Dia berpendapat pemkab dan masyarakat harus benar-benar menata destinasi wisata yang ada. Pengemasan kawasan wisata sangat penting dilakukan sehingga wisatawan akan terkesan saat mengunjungi destinasi wisata. "Kita akan upayakan bagaimana pengemasan wisata yang baik dan menarik," ujarnya.

Cucu salah satu sesepuh Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo ini juga berharap warga yang memiliki destinasi wisata baru tidak terburu-buru untuk membuat pemasaran tanpa didukung analisa baik infrastruktur struktur dan juga pengemasan yang baik. "Kalau nekat justru menjadi blunder dan membuat wisatawan merasa tidak puas dan seperti tertipu."

Afnan meminta ada koordinasi yang baik sehingga perkembangan pariwisata bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga Pemkab Gunungkidul. "Potensinya luar biasa, sekarang tinggal bagaimana mengemas dan mengelolanya," lanjut dia.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari