Gunung Sinabung Erupsi Abu Vulkanis

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Gunung Sinabung Erupsi Abu Vulkanis

18 January 2018 11:54 | • Wartawan : Redaksi • Editor : • Dibaca : 73 kali
Medan - Gunung Api Sinabung erupsi besar menyemburkan abu vulkanis setinggi 3,5 kilometer, Kamis (18/1/18).

Informasi dari pos pemantau Sinabung, terjadinya erupsi pada pukul 09:03 WIB. Selain menyemburkan abu vulkanis, erupsi juga menyebabkan gempa vulkanis selama 325 detik.

"Abu vulkanis terbawa oleh angin ke arah selatan-barat daya," kata Kepala Pos PGA Sinabung, Armen Putra, dilansir dari Okezone.

Diajuga  menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus memantau aktivitas Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu dari CCTV dan Thermal Cam milik PVMBG-Badan Geologi.

"Jangan memasuki zona merah. Ikuti instruksi BPBD setempat. Masyarakat dan wisatawan jangan melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, dan di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Sinabung," kata Armen.

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari