Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Persatuan Perawat Gigi Indonesia Ganti Nama Organisasi

14 September 2017 12:03 | • Wartawan : Redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 9 kali
Padang - Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) mengganti nama organisasi menjadi Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia dalam Musyawarah Nasional VII di Padang, Sumatera Barat seiring terbitnya UU Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

"Ini Munas terakhir PPGI karena setelah ini nama organisasi berubah menjadi PTGMI," kata Ketua Panitia Munas VII PPGI, Yannurdin di Padang, Kamis (14/9/17).

Dia mengatakan sesuai UU yang baru, perawat gigi yang sebelumnya merupakan kelompok keperawatan bersama bidan dan perawat, berubah nomenklaturnya menjadi kelompok teknis medis dengan sebutan prosesi terapis gigi dan mulut.

"Kondisi ini mengharuskan perawat gigi menyiapkan diri dengan berbagai upaya peningkatan kompetensi serta paket regulasi profesi. Salah satunya dengan merubah atau mengganti nama dan AD/ART organisasi," kata dia.

Perubahan nama dan AD/ART itu hanya bisa dilakukan dalam Munas yang sudah diagendakan.

Selain itu Munas VII PPGI juga akan membentuk kepengurusan baru periode 2017-2021 dan menetapkan standar profesi, standar pelayanan terapis gigi dan mulut serta standar pendidikan untuk terapis.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi pelaksanaan Munas PPGI di provinsi itu, karena selain bermanfaat untuk organisasi, juga memiliki efek positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

"Kami tentu berharap Munas ini sukses menghasilkan kepengurusan baru serta merumuskan hal penting terkait organisasi. Selain itu, kami juga menawarkan agar peserta menikmati destinasi wisata dan kuliner di Ranah Minang," kata dia.

Dia juga menawarkan hasil kerajinan masyarakat Minang yang memikat.

Munas VII PPGI digelar selama empat hari 13-16 September 2017 pada salah satu hotel di Padang dengan 404 peserta dari 33 provinsi, minus Maluku Utara.

Dalam Munas itu juga digelar Seminar Nasional oleh Kepala Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan Dr. Bella Monse (Senior Expert in School Health Promotion - Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH).

Munas itu juga menampilkan gelar potensi produk kerajinan Sumbar. (*)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari