Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Jokowi Meningkat di 2017

12 September 2017 14:52 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 17 kali
Jakarta - Hal ini diketahui dari hasil survei yang digelar Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

"Dari tahun ke tahun publik puas dengan kinerja Presiden," ujar Peneliti Politik dan Hubungan Internasional CSIS Arya Fernandes di Kantor CSIS, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).

Arya menjelaskan, berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasaan publik terhadap kinerja Jokowi tahun 2015 sebesar 50,6 persen. Kemudian, pada 2016 naik menjadi 66,5 persen, dan pada 2017 naik menjadi 68,3 persen.

"Kepuasan publik meningkat terhadap tiga bidang utama, yakni bidang hukum, ekonomi, dan maritim," ucap dia.

Masih kata Arya, pada bidang hukum, kepuasan publik atas kinerja pemerintah di 2017 ini 64,0 persen. Sedangkan pada 2016 sebanyak 62,1 persen dan pada 2015 tercatat 51,1 persen.

"Di bidang ekonomi pada 2017 sebanyak 56,9 persen publik merasa puas. Pada 2016 tercatat 46,8 persen, dan di 2015 kepuasan publik 30,0 persen," kata dia.

Lalu di bidang maritim, pada 2017 sebanyak 75,5 persen publik merasa puas. Sedangkan pada 2016 tingkat kepuasan publik tercatat 63,3 persen dan pada 2015 kepuasan publik masih berada pada angka 59,4 persen.

Menurut Arya, naiknya tingkat kepuasan publik pada bidang ekonomi dikarenakan dalam kurun waktu lima tahun, kondisi pembangunan mengalami peningkatan.

"Dibandingkan lima tahun lalu, kondisi perekonomian keluarga tidak banyak mengalami perubahan, begitu juga kondisi perekonomian secara umum. Namun, kondisi pembangunan dianggap sangat baik dibandingkan 5 tahun yang lalu," paparnya

Publik Optimistis

Sementara pada bidang hukum, lanjut Arya, kepuasan meningkat karena munculnya optimisme publik terhadap komitmen pemerintah Jokowi dalam bidang-bidang hukum.

Dia mencontohkan, dukungan memperkuat Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK), mendorong reformasi di kepolisian, dan keinginan memberantas mafia peradilan. Hal serupa, menurut Arya, juga terjadi pada sektor maritim.

"Optimisme publik di bidang maritim juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, dan kenaikan yang cukup signifikan terjadi di bidang pembangunan infrastruktur maritim, seperti tol laut dan pelabuhan serta komitmen mewujudkan negara maritim yang besar dan memperkuat pertahanan maritim," jelas Arya.

CSIS menggelar survei dengan melibatkan 1.000 orang responden yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. Penarikan sampel dilakukan secara acak menggunakan metode multi-stage random sampling.

Adapun margin of error kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Proses pengumpulan data dilakukan pada 23 sampai 30 Agustus 2017 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuisioner terstruktur.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari