Ayo Waspadai Garam Mengandung Serbuk Kaca

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ayo Waspadai Garam Mengandung Serbuk Kaca

15 August 2017 09:11 | • Wartawan : Redaksi • Editor : • Dibaca : 204 kali
 Kotabaru - Dinas Kesehatan Kotabaru, Kalimantan Selatan, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peredaran garam yang diduga mengandung serbuk kaca.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, Hj Ernawati, di Kotabaru, Selasa (15/8/17), mengatakan pihaknya telah meminta para staf melakukan survei langsung ke lapangan terhadap peredaran garam yang diduga mengandung serbuk kaca.

"Staf juga saya perintahkan mendatangi agen-agen garam di Pasar Kemakmuran, untuk mencari tahu apakah ada agen garam yang diduga mengandung serbuk kaca," katanya.

Apabila ditemukan ada agen garam merk sebut saja "DAP" diminta tidak mendistribusikan garam sebelum dipastikan apakah garam tersebut benar mengadung serbuk kaca.

Oleh karenanya, perlu ada pemeriksaan di laboratorium terlebih dahulu.

"Saat ini kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Laboratorium, apabila sewaktu-waktu ditemukan garam yang beredar di masyarakat dan diduga mengadung serbuk kaca langsung bisa diperiksa," tambahnya.

Apabila hasil laboratorium positif, maka hasil pemeriksaan tersebut akan disampaikan kepada masyarakat luas.

Seorang warga Cantung, Kelumpang Hulu, Abah Syifa, menuturkan keluarganya beberapa hari lalu membeli dua bungkus garam merk sebut saja DPA, namun setelah diperiksa dengan cara menuangkan satu bungkus garam ke air dalam wadah dan diaduk-aduk masih ada sisa serbuk yang tidak bisa larut.

"Kami menduga bahwa yang tidak mau larut itu serbuk kaca, tetapi perlu pembuktian melalui laboratorium atau yang lainnya," jelas dia.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari