Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ratusan Calon Bidan Ikuti Tes Urine dan Advokasi Narkoba

01 November 2013 09:00 | • Wartawan : Esha Tegar • Editor : • Dibaca : 191 kali

Ratusan Calon Bidan di Akademi Kebidanan Widya Husada di Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat mengikuti kegiatan tes urine dan Advokasi / Sosialisasi bahaya Narkoba yang digelar Badan Narkotika Nasional Kota Payakumbuh (BNNK). Kegiatan tersebebut di gelar pada Kamis (31/10) sekitar pukuk 10.00 Wib. Sejumkah siswi di sekolah kebidanan tersebut terlihat saling berbisik satu dengan yang lainnya, sebab acara tersebut digelar tanpa sepengetahuan mereka. Meski pihak Widya Husada menyetujui melakukan tes urine Narkoba bagi ratusan siswanya, namun masih banyak juga pihak sekolah lain di Payakumbuh yang ragu melaksanakannya.

Kepala BNNK, Kompol. Bambang Yudhistira, mengatakan bahwa wanita juga tidak tertutup untuk terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba, apalagi menjadi pengedar Narkoba. " Selain laki-laki, wanita juga kerap jadi korban penyalahgunaan Narkoba, sebab wanita bisa digoda dengan kemajuan teknologi. Jadi dengan adanya kegiatan ini, kita berharap adanya partisipasi wanita dalam upaya pemberantasan Narkoba di Payakumbuh". Sebut Bambang Yudistira kepada sejumlah wartawan.

Saat ini, jumlah pecandu diwilayah Kota Payakumbuh yang berhasil didata BNNK, sekitar 497 orang, 12 orang diantaranya adalah wanita. Beberapa orang diantara pecandu Narkoba tersebut sudah menjalani Instansi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di  Biaro Kabupaten Agam. Bahkan BNNK Payakumbuh pernah mengirimkan korban penyalahgunaan Narkoba ke Panti Rehab Narkoba di Lido Bogor, Jawa Barat.

Wanita korban penyalahgunaan Narkoba di Sumatera Barat terbilang cukup tinggi, dari 100 persen wanita warga binaan di Lapas Perempuan dan Anak Kelas II Tanjung Pati, didominasi oleh mereka yang tersandung kasus Narkoba.

Meski sering melaksanakan Tes Urine dan Advokasi Narkoba di beberapa Instansi Pemerintah, Swasta maupun sekolah-sekolah, BNNK mengatakan masih ada pihak sekolah yang ragu dan tidak siap untuk melaksanakannya. Untuk itu Kepala BNNK menghimbau dan mengajak semua elemen masyarakat  menyebarkan informasi bahaya dari Narkoba, sehingga langkah awal berupa tes urine dan advokasi Narkoba dapat terlaksana.(*)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari