Mutu Pelamar CPNS di Bawah Standar

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Mutu Pelamar CPNS di Bawah Standar

02 October 2013 11:05 | • Wartawan : Redaksi Padang today • Editor : • Dibaca : 328 kali
Hingga hari keempat penerimaan CPNS lewat sistem Computer Assisted Test (CAT), belum ada satupun peserta yang memperoleh poin 400 passing grade (batas minimal kelulusan). Hasil tertinggi hanya hanya 383 poin yang diraih peserta seleksi CPNS di di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), disusul 381 peserta dari Kementerian Luar Negeri.

Rendahnya perolehan nilai ini, menyita perhatian pemerintah. Pasalnya MenPAN-RB Azwar Abubakar telah menetapkan passing grade untuk pelamar umum adalah 400. Logikanya, peserta yang tidak tembus 400, dinilai gagal karena kecerdasannya pas-pasan.

"Iya memang pak menteri menetapkan batas minimal nilai kelulusan 400. Tapi hingga hari ini belum ada yang capai angka itu. Kita berharap banyak yang akan lulus karena tesnya berakhir November," tutur Kepala Biro SDM dan Umum yang juga Plt Karo Hukum dan Humas KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru kepada JPNN (grup Wartawan), Rabu (2/10).

Dia membeberkan, hingga hari ini, satu-satunya peserta yang bisa mencapai angka 425 hanya satu pelamar dari STAN Yogjakarta. "Alumni STAN Jogja ini lulus waktu penerimaan CPNS di Kementerian Keuangan yang digelar Agustus lalu. Pesertanya sekitar 3500 orang khusus lulusan STAN," bebernya.

Otok berharap, dalam dua bulan ini akan banyak peserta yang lulus passing grade. Mengingat materi yang dites, tingkat kesulitannya setingkat di bawah ujian masuk Perguruan Tinggi Negeri.

"Yang diterima CPNS kali ini adalah orang-orang cerdas dan brilian otaknya. Jadi bukan modal uang atau punya kenalan pejabat," tegasnya. (*)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari