A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Ironis, Sebagian Masyarakat Tidak Mengenal Siapa Cawako Mereka

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ironis, Sebagian Masyarakat Tidak Mengenal Siapa Cawako Mereka

15 August 2013 20:37 | • Wartawan : Sri Irmayeni • Editor : • Dibaca : 715 kali
Sungguh Ironis, baik dalam dunia maya maupun dalam dunia nyata ternyata sebagian masyarakat tidak mengenal siapa-siapa pasangan Cawako mereka, ditambah lagi pemilihan cawako dan cawawako Kota Padang hampir dekat, tepatnya tanggal 30 Oktober 2014 mendatang di Kota Padang. Mereka tidak tahu mau pilih siapa?

Penelusuran padang today dalam dunia maya melalui google tren, didapatkan pasangan cawako paling banyak didominasi adalah pertama pasangan Mahyeldi-EmZalmi dari PKS dan PPP, yang kebetulan Mahyeldi adalah seorang Wawako dan banyak berinteraksi dengan masyarakat.

Kedua, adalah pasangan Maigus Nasir-Armalis yang merupakan calon independen. Maigus Nasir cukup dikenal oleh kaum pelajar karena ia pernah menjabat sebagai guru dan kepala sekolah di SMP Muhammadiyah, dan sekarang menjabat Direktur Eksekutif BAZNAS Kota Padang.

Ketiga, adalah pasangan Indra Jaya-Jefri Hendri dari calon independen, keempat Kandris Asrin-Indra Dwipa dari calon independen, kelima Desri Ayunda-James Helliward dari calon independen dan PDIP, keenam Syamsuar syam-Mawardi Nur dari calon independen, ketujuh Asnawi Bahar-Surya Budhi dari calon independen, kedelapan Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra calon dari golkar dan PBB, kesembilan Ibrahim-Nardi Gusman calon dari independen, dan kesepuluh pasangan M.Ichlas El Qudsi-Januari Sumka calon dari Demokrat dan PAN. Delapan pasangan calon terakhir ini mereka sangat kurang dikenal baik dalam lingkungan masyarakat maupun dalam dunia maya.

Melalui penelusuran google, hampir sebagian dari pasangan cawako tidak didapatkan data, salah satu dari pasangannya. Bagaimana mau memimpin, di dunia nyata atau pun dunia maya bidang informasi teknologi saja ia tidak dikenal. Otomatis ia tidak pernah menggunakan dunia teknologi seperti facebook atau jejaring sosial lainnya yang dapat membantu masyarakat untuk lebih mengenalnya.

Seorang pemimpin dituntut untuk menguasai ilmu teknologi, jika salah satu calon dari cawako tidak mampu menguasai teknologi, bagaimana mau memimpin kota yang sekarang rata-rata hampir menggunakan teknologi sebagai akses informasi, yang lebih disayangkan lagi pasangan cawako ini lebih banyak menggunakan baliho, poster, ataupun foto mereka yang dipajang di mana-mana, di pohon, di pagar rumah orang, bahkan di dinding WC masjid yang sangat-sangat mengganggu pemandangan.(*)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)