Hakim Periksa Empat Saksi Tambahan FI dan BE

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Hakim Periksa Empat Saksi Tambahan FI dan BE

10 July 2013 18:30 | • Wartawan : Putra Tanhar • Editor : • Dibaca : 304 kali

Empat orang saksi tambahan dari terdakwa dugaan kasus penganiayaan terhadap pedagang pada 31 Agustus 2012 yang melibatkan mantan Kadishub Padang Firdaus Ilyas dan Kepala BPBD dan Damkar Padang Budhi Erwanto berhasil diperiksa, Rabu (10/7). Empat orang saksi tambahan ialah Asral, Marlis, Arman dan Iman yang berasal dari Intel Kodim yang beralamat di Muara Panjalinan, Koto Tangah. Dalam proses sidang pemeriksaan saksi tambahan tersebut Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto didampingi Penasihat Hukumnya, ikut hadir.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Ketua Asmar, mempertanyakan keterkaitan mereka saat insiden berdarah pada satu Syawal tahun lalu dan masing-masing saksi menjawab bahwa mereka pada saat insiden tahun lalu mereka ikut menjadi korban luka fisik, dimana luka tersebut dialami ketika para pedagang pasar raya Padang melakukan pelemparan.

Setelah masing-masing saksi diperiksa, Majelis hakim ketua Asmar beranggotakan hakim anggota Siswadmono Radiyantoro dan Astriwati akan melanjutkan sidang pemeriksaan terdakwa Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto pada 17 Juli 2013 mendatang.

"Kita sudah periksa empat saksi, berdasar atas peristiwa yang terjadi dan jawaban telah kita peroleh dengan demikian sidang akan di lanjutkan kembali pada 17 Juli mendatang,"Ucap Asmar, Rabu (10/7) diruang sidang.

Akan tetapi beberapa pedagang mengatakan, jawaban yang disampaikan oleh empat saksi tambahan yang dihadirkan penasihat hukum atas terdakwa Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.

Hal itu dikatakan Surhayati Kordinator tim masyarakat anti kekerasan (TRAS) Sumbar, dari pemeriksaan yang dilakukan hakim terhadap empat saksi tambahan ada kejanggalan dan memang telah ditemui akan tetapi silahkan hukum berbicara.

"Terkait hal itu kita ikuti dulu proses hukumnya dan minggu depan masih ada sidang lanjutan dan kasus ini tetap di follow up,"ungkapnya saat bersama pedagang di Pengadilan Negeri Padang, Jalan Khatib Sulaiman, Padang.(*)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)