Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Dua Orang Ini Disebut-sebut Sebagai Penyokong Dana Aksi Terorisme

16 August 2017 12:45 | • Wartawan : Redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 30 kali
BANDUNG - Penangkapan lima orang terduga teroris dilakukan di tiga tempat berbeda di Kota Bandung, Selasa (15/8/17).

Kelima orang terduga teroris tersebut (pok Anggi CS) diduga telah merencanakan dan mempersiapkan tindakan terorisme.

Terduga teroris tersebut antara lain AK warga Klaten, AR warga Sumenep (suami AK), Y warga Solok Sumatera Barat, SH warga Kediri, dan R alias I.

Terduga teroris Y dan R menurut keterangan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, merupakan sumber pendanaan dan perakit bom yang akan diledakkan akhir Agustus tahun 2017.

Selain sebagai sumber pendanaan, Y juga mengajarkan AW pelaku bom panci di Buah Batu, merakit bom.

 Peranan Y sangat penting dalam rencana aksi terorisme tersebut.

Panduan pembuatan dan pengolahan bahan peledak didapatkan dari internet dari blog Bahrun Naim.

Y sengaja menyewa satu buah kamar di daerah Antapani kampung Jajaway untuk tempat penyimpanan bahan-bahan kimia perakit bom.

Yusri Yunus mengatakan, Y mendapatkan bahan bahan kimia yang digunakan untuk merakit bom dari toko kimia di Kota Bandung.

"Namun, beberapa kali pihak toko bahan kimia menolak Y karena bahan kimia yang dibeli Y berbahaya dan tidak boleh sembarangan dijual," kata Yusri Yunus, Selasa (15/8/17).

Yusri menegaskan, sejumlah toko bahan kimia di Kota Bandung, sudah sangat ketat, jika hendak membeli bahan kimia yang berbahaya, harus menunjukkan identitas pribadi.

Menurut keterangan yang didapatkan TribunJabar, target aksi teroris ialah Istana Negara, Mako Brimob, dan Anggota Kepolisian yang bertugas di lapangan.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari