Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Pesisir Selatan Berdayakan Puskeswan Pantau Kesehatan Hewan Kurban

12 August 2017 08:57 | • Wartawan : Redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 4 kali
 Painan - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, memberdayakan enam pusat kesehatan hewan (puskeswan) yang ada di kecamatan untuk memantau kesehatan ternak yang akan disembelih pada hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah.

"Setiap menjelang hari raya kurban kita selalu memantau kondisi kesehatan sapi atau kerbau yang akan disembelih, termasuk sapi yang akan dijual ke daerah lain," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat, Hazrita di Painan, Jumat (11/8/17).

Dia menjelaskan untuk memantau kesehatan hewan kurban itu, pihaknya menurunkan sebanyak 21 petugas untuk turun ke lapangan, mereka akan memantau hingga ke kandang milik peternak.

Selain turun ke lapangan, petugas kesehatan hewan juga akan melayani pemeriksaan hewan ternak masyarakat di enam puskeswan yang ada di daerah itu.
"Bagi masyarakat yang berkeinginan memeriksakan kesehatan ternaknya bisa langsung ke puskeswan terdekat," kata dia.

Dia menyampaikan enam puskeswan yang disiagakan itu berada di Kecamatan Koto XI Tarusan menjangkau Kecamatan Bayang, Bayang Utara, kemudian Puskeswan IV Jurai menjangkau Kecamatan Batang Kapas, dan Puskeswan Sutera menjangkau Kecamatan Lengayang.

Selanjutnya puskeswan Ranah Pesisir menjangkau Kecamatan Linggo Sari Baganti, Puskeswan Pancung Soal menjangkau Kecamatan Air Pura.

Seterusnya Puskeswan Silaut menjangkau Kecamatan Lunang, Ranah Ampek Hulu Tapan, dan Basa Ampek Balai Tapan.

Dia menyebutkan perlunya pengecekan kesehatan hewan sebelum disembelih karena akan berdampak baik bagi masyarakat yang akan mengonsumsi daging kurban.

Karena hewan ternak yang sakit bisa menyebarkan virus dan berpindah ke manusia yang mengonsumsi daging dari hewan yang sakit itu. Jika kondisi hewan kurban sehat maka aman dikonsumsi. (*)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari