Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Hary Tanoe Dukung Jokowi Capres 2019

04 August 2017 14:43 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 6 kali
Jakarta - Partai Perindo memastikan langkah Hary Tanoe mendukung Jokowi tidak ada kaitannya dengan kasus yang tengah mendera bos MNC Group itu. Hary Tanoe diketahui berstatus tersangka dalam kasus SMS yang diduga bernada ancaman terhadap jaksa Yulianto. Dia dijerat Undang-Undang ITE. Hary Tanoe membantah anggapan mengirim SMS ancaman terhadap Yulianto.

"Nggak ada urusan dengan itu. Ini kan politik dan kebangsaan. Tidak bisa diterjemahkan dengan kasus apa pun. Beliau punya semangat mengabdi dan loyalitas kepada bangsa ini," jelas Sekjen Perindo Ahmad Rofiq kepada wartawan, Rabu (2/8/2017).

Pertimbangan Hary Tanoe mendukung pencapresan Jokowi pada 2019, menurut Rofiq, murni karena satu visi. Ia menegaskan tidak ada agenda lain terkait manuver politik tersebut.

"Ketua Umum memberikan pesan kepada publik bahwa Partai Perindo sedang mempertimbangkan untuk pencapresan dan dukungan ke Pak Jokowi," ucap Rofiq.

Langkah Hary Tanoe tampaknya tak main-main. Sebelum menyatakan dukungan, dia ternyata sempat melakukan pertemuan dengan Mendagri Tjahjo Kumolo selama sekitar 5 jam. Pembicaraan seputar soal kinerja Jokowi.

"Saya semalam (Selasa, 1 Agustus 2017) 5 jam sama Pak Hary Tanoe. Tidak membicarakan soal itu (dukungan ke Jokowi), ya. Tapi kita mengevaluasi kinerja Pak Jokowi," ungkap Tjahjo saat ditemui wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Tjahjo mengaku terkejut terhadap sikap Hary Tanoe yang langsung mengumumkan ke media soal dukungannya terhadap Jokowi. Hal yang sama disampaikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

"Kenapa sekarang jadi dukung pemerintah?" kata Puan heran, Rabu (2/8).

Banyak keraguan muncul dengan manuver Hary Tanoe. Sebab, selama ini Hary Tanoe diketahui selalu mendukung partai oposisi dan kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Partai-partai pendukung Jokowi angkat bicara.

"Semua tahu latar belakang Pak Hary Tanoe, yang biasanya kencang ke pemerintah, lalu kemudian sekarang memberikan dukungan," sebut Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (2/8).

PKB pun menilai dukungan Hary Tanoe tidak signifikan. Sebab, Perindo tak memiliki kursi di DPR, yang dapat membantu Presiden Jokowi maju kembali di Pilpres 2019.

"Fakta politiknya belum (signifikan) karena Perindo kan belum pernah ikut pemilu. Untuk menentukan (jumlah) kursi maju atau tidaknya capres juga belum bisa, kan?" urai Wasekjen PKB Daniel Johan.

PDIP sendiri berharap dukungan Hary Tanoe tulus untuk Jokowi. Namun PDIP menyebut banyak penafsiran yang muncul terkait tujuan HT tersebut. Namun PDIP enggan ikut dalam fenomena itu.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari