Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Barca ajak klub-klub Eropa boikot PSG

02 August 2017 09:54 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 4 kali

Jakarta - Masalah dimulai ketika Barca menggoda PSG. Barca memang sudah terbiasa menggoda pemain dari tim lain secara terbuka, terutama jika pemain yang dimaksud merupakan mantan pemain mereka saat masih muda.

Namun perilaku Barca itu tidak bisa diterima dengan baik oleh PSG. Para pemilik PSG yang berasal dari Qatar sepertinya sakit hati dengan sikap Barca yang dianggap merendahkan mereka. Pasalnya, ini bukan kali pertama Barca menggida para pemain PSG karena sebelumnya hal yang sama sudah pernah dilakukan Barca terhadap David Luiz, Marquinhos, dan Thiago Silva.

Para pemilik PSG pun menunjukkan sikap tegas dengan membajak Neymar. Barca tak berdaya menghadapi pembalasan PSG ini karena Neymar sendiri memang tertarik dengan uang yang ditawarkan PSG.

Barca sudah mengadu ke semua pihak. Mereka sudah berusaha mendekati petinggi UEFA, meminta agar PSG tak diizinkan membajak Neymar. Sejauh ini UEFA tak bisa berbuat banyak. Barca lalu meminta perlindungan kepada La Liga sehingga Javier Tebas, Presiden La Liga, berjanji akan menuntut PSG ke semua pengadilan yang ada.

Tahu bahwa tuntutan La Liga tak memiliki dasar bukti yang memadai dan kemungkinan besar tak akan sukses di pengadilan, Barca pun mencari cara lain. L"Equipe melansir bahwa Barca telah menghubungi para petinggi klub-klub raksasa Eropa. Barca berusaha meyakinkan sosok-sosok berpengaruh di Sepakbola Eropa untuk mengucilkan PSG.

Kabarnya, Barca nyaris berhasil meyakinkan Andrea Agnelli dan Karl-Heinz Rummenigge. Dua orang itu adalah sosok paling berpengaruh di ECA, organisasi klub-klub profesional Eropa. Suara keduanya memiliki pengaruh besar karena mereka didukung banyak Presiden atau Chairman klub di seluruh Eropa, terutama Jean-Michael Aulas (Lyon) dan Ed Woodward (Manchester United).

Namun Agnelli dan Rummenigge juga tak mau sembarangan mendukung Barca. Pasalnya, PSG juga merupakan anggota ECA yang selama ini selalu bersikap baik. Namun Mereka juga menyadari bahwa tindakan pembajakan seperti yang dilakukan PSG dengan mengakali Financial Fair Play juga tidak bisa dibiarkan.

Kemungkinan besar, Agnelli dan Rummeningge hanya akan menjadi penengah untuk saat ini. Pasalnya, sampai pembajakan dilakukan, PSG belum melakukan kesalahan apa pun. Dan jika mereka melakukannya, mereka melakukannya dengan cerdas dalam arti mereka sukses mengakali FFP.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari