Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Resiko Anak Tidur Larut Malam

19 June 2017 14:59 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 27 kali
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Pediatrics, tidur setelah pukul 9 malam melipatgandakan kemungkinan obesitas di kemudian hari.

"Bagi orang tua, ini memperkuat pentingnya membangun rutinitas tidur," kata Sarah Anderson, profesor di Ohio State University College of Public Health. Obesitas dapat membuat anak-anak berjuang seumur hidup dengan berat badan dan komplikasi kesehatan, termasuk diabetes dan penyakit jantung.

"Ini sesuatu yang konkret bahwa keluarga dapat menurunkan risiko anak mereka (menderita obesitas) dan juga cenderung memiliki manfaat positif pada perilaku dan perkembangan sosial, emosional dan kognitif," tambah Anderson.

Untuk penelitian ini, para peneliti menggunakan data dari 977 anak-anak. Para peneliti membagi waktu tidur prasekolah menjadi tiga kategori, yakni pukul 20:00 atau sebelumnya, antara 20:00 dan 21:00 dan setelah 21.00 pada anak-anak saat usia sekitar empat tahun. Para peneliti menemukan perbedaan yang mencolok berdasarkan data yang diperoleh dari orangtua.

Hanya satu dari 10 anak-anak dengan waktu tidur paling awal yang masa remajanya menjadi obesitas, dibandingkan dengan 16 persen dari anak-anak dengan waktu tidur menengah dan 23 persen dari mereka yang tidur di atas pukul 9 malam. Setengah anak-anak dalam penelitian ini masuk ke dalam kategori sedang. Seperempat memiliki waktu tidur lebih awal dan seperempat lainnya tidur terlambat.

Karena iklim emosional di rumah dapat mempengaruhi rutinitas seperti tidur, para peneliti juga meneliti interaksi antara ibu dan anak-anak mereka. Terlepas dari kualitas hubungan ibu-anak, ada hubungan yang kuat antara waktu tidur dan obesitas, para peneliti menemukan. Tapi anak-anak yang tidur terlambat dan ibu yang memiliki nilai sensitivitas terendah menghadapi risiko obesitas tertinggi.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari